Kutim Perkuat Ketahanan Air Bersih, Masyarakat Dilibatkan Jaga Keberlanjutan

IMG-20251121-WA0026

Searah Media, Kutim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) memperkuat ketahanan air bersih sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan.

Pemerintah menilai kebutuhan dasar seperti air bersih harus diwujudkan dengan keterlibatan masyarakat yang menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan layanan air bersih di daerah.

Program penyediaan air bersih tidak hanya difokuskan pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga dan mengelola sumber air secara bertanggung jawab.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menekankan bahwa keberlanjutan layanan air bersih bergantung pada peran aktif warga yang juga merasakan dampak dari air bersih tersebut.

“Masyarakat harus dilibatkan agar fasilitas air bersih bisa terawat dan dimanfaatkan dengan baik, jangan sampai kita sudah berikan kebutuhan air bersih malah tidak terjaga,” ujarnya.

Pelibatan masyarakat dilakukan melalui pengelolaan berbasis komunitas, termasuk pengawasan kualitas air dan pemeliharaan sarana distribusi di tingkat desa.

Pemerintah menilai pendekatan partisipatif ini dapat mencegah kerusakan infrastruktur serta memastikan layanan air bersih tetap berfungsi dalam jangka panjang.

“Kalau masyarakat merasa memiliki, maka keberlanjutan layanan air bersih akan lebih terjamin dan berjangka panjang,” kata Ardiansyah.

Selain itu, Pemkab Kutim juga mendorong edukasi mengenai pentingnya konservasi sumber air dan penggunaan air secara bijak.

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Kutim optimistis ketahanan air bersih dapat terjaga dan mampu memenuhi kebutuhan warga secara berkelanjutan.(ADV)