Bupati Kutim Turun Tangan, Anak Usia Sekolah di Jalan dan TPA Jadi Perhatian Serius

WhatsApp Image 2025-12-19 at 04.24.15

Searah Media, Kutim – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, turun tangan langsung menyikapi temuan anak usia sekolah yang terlihat berkeliaran di jalan raya Sangatta–Bengalon serta di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Kondisi tersebut dinilai sebagai peringatan keras bahwa sistem pengawasan pendidikan di tingkat masyarakat perlu diperkuat agar tidak ada anak yang tercecer dari hak dasarnya untuk bersekolah.

“Saya tidak ingin mendengar laporan umum, saya ingin data lengkap dan jelas tentang siapa anak-anak itu,” kata Ardiansyah.

Ia menugaskan Dinas Pendidikan (Disdik) bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Sosial (Dinsos) untuk melakukan penelusuran mendalam, termasuk latar belakang keluarga dan penyebab anak berada di luar sekolah (Tidak mengenyam bangku pendidikan).

Peran pemerintah desa dan RT ditegaskan sangat penting karena merekalah yang paling mengetahui dinamika sosial dan kondisi warganya secara langsung.

“Kalau ada anak di lingkungan kita yang tidak sekolah, itu tanggung jawab bersama dan harus dicari jalan keluarnya bersama,” tegas Ardiansyah.

Bupati juga mengingatkan agar penanganan anak di sekitar TPA dilakukan secara sensitif dan tidak menyalahkan keluarga, mengingat faktor ekonomi sering menjadi penyebab utama.

Pemkab Kutim memastikan akan menyediakan intervensi sesuai kebutuhan, baik berupa bantuan pendidikan, layanan sosial, maupun pendampingan psikologis.

Langkah tegas ini menjadi bagian dari komitmen daerah untuk memastikan seluruh anak Kutim mendapatkan hak pendidikan secara utuh.(ADV)